Powered By Blogger

pojok iklan

Tampilkan postingan dengan label Hot News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hot News. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Juli 2010

SPANYOL JUARA FIFA WORLD CUP 2010



SPANYOL JUARA DUNIA

South Africa 2010 World Cup Final Netherlands vs. Spain
PENUTUPAN PIALA DUNIA 2010: Artis membentuk vuvuzela raksasa dan permainan sinar laser pada upacara penutupan Piala Dunia 2010 menjelang berlangsungnya pertandingan final antara Belanda dan Spanyol di Soccer City, Johannesburg, Minggu (11/7). (AP Photo/Michael Sohn)




Johannesburg (@ Soccer City Stadium)
Tim Matador Spanyol akhirnya menjuarai piala dunia 2010 setelah mengalahkan tim Oranye Belanda 1-0 pada babak grand final, Senin (12/7) dini hari di stadion Soccer City, Johannesburg. Pertandingan yang cukup menegangkan tersebut cukup ketat sampai dilakukan perpanjangan waktu 2×15 menit.
Gol tunggal bersejarah itu diciptakan Andres Iniesta di menit 116 babak kedua perpanjangan waktu. Iniesta menjadi pahlawan yang menjadikan Spanyol berhasil mengukir sejarah baru bagi negaranya untuk menjuarai piala dunia. Spanyol merupakan negara kedelapan menjadi Champion Piala Dunia dan juara baru kedua setelah Prancis pada tahun 1998 di Prancis.


Di babak pertama, kesebelasan Spanyol dan Belanda yang bermain di Soccer City, Johannesburg, Minggu (11/7) atau Senin (12/7) dini hari waktu Indonesia bermain imbang. Namun diawal menit babak pertama, Spanyol terlebih dulu mengambil inisiatif menyerang dan sempat menghasilkan sejumlah peluang ke gawang Belanda. Bek Spanyol, Sergio Ramos yang berhasil menerobos ke kotak pinalti di menit 4 nyaris menghasilkan gol bagi Spanyol. Sundulannya masih dapat ditepis kiper Belanda, Maarten Stekelenburg. Demikian juga di menit 10, Ramos lagi-lagi memberikan ancaman ke pertahanan Belanda. Tendangannya masih dapat diblok pemain belakang Belanda. Juga tidak ketinggalan striker Spanyol, David Villa ikut mengancam gawang Stekelenburg, tendangannya di menit 11 dari sudut kanan kotak pinalti masih melebar di sisi kanan gawang.
Serangan yang bertubi-tubi dilakukan kesebelasan Spanyol, membuat sejumlah pemain Belanda harus melakukan tekel keras untuk merusak irama permaianan Poyol dkk. Memasuki menit 12, Robin van Persie terpaksa diganjar wasit Howard Webb (Inggris) karena mengasari Joan Capdevila dari belakang.
Strategi permainan keras yang dilakukan Belanda tampaknya berhasil merusakan irama permainan Spanyol. Permainan keras yang diperagakan Belanda justru membuat para pemain Spanyol ikut terpancing melakukan hal yang sama. menit 16, Carles Puyol diganjar kartu kuning karena menekel keras Arjen Robben dari belakang.
Situasi itu juga membuat kesebelasan Belanda mampu menerobos pertahanan Spanyol di menit 17. Tendangan keras Wesley Sneijder dari dalam kotak pinalti masih dapat ditangkap kiper Spanyol, Iker Casillas. Menit 22 pemain Spanyol kembali diganjar kartu kuning, Ramos menekel keras Dirk Kuyt yang membawa bola dari sisi lapangan. Bahkan di menit yang sama pemain Belanda, Mark van Bommel juga diganjar kartu kuning karena menekel keras Andres Iniesta.
Memasuki menit 23, Belanda mulai bangkit dan mempu memberikan perlawanan. Sejumlah terobosan ke pertahanan Spanyol berhasil dilakukan. Tapi ketangguhan Casillas menjaga gawang Spanyol membuat, Belanda sulit menghasilkan gol. Menit 28, pemain Belanda, Nigel de Jong diganjar kartu kuning karena menendang dada pemain Spanyol Xabi Alonso.
Di menit-menit akhir babak pertama, kedua tim saling menyerang. Menit 37, tendangan pemain Spanyol, Pedro dari luar kotak pinalti masih melebar. Begitu juga tendangan pemain Belanda, Robben di menit 45 masih dapat ditepis Casillas. Hingga babak kedua berakhir, kedudukan masih tetap 0-0.
Di babak kedua, permainan masih dikendalikan Spanyol lewat umpan-umpan pendek dan terstruktur. Namun barisan belakang belanda cukup rapi, dua sampai tiga pemain Belanda mengapit pemain Spanyol yang berusaha menerobos sehingga tidak memiliki ruang tembak.
Menit 61 Robben mendapat peluang emas dia lepas dari kawalan sudah berhadapan dengan kiper tapi kesempatan itu disia-siakannya. Menit 69 giliran David Villa mendapat peluang disisi kiri gawang tapi tendangannya diblok kiper Belanda. Menit 77 sundulan Sergio Ramos yang menyambut sepak pojok malambung tipis di atas mistar. Menit 82 kembali giliran Robben memperoleh peluang tapi geraknya dimatikan pemain belakang Spanyol dan bola diamankan kiper Iker Casillas.
Pertandingan kedua tim mulai menjurus permainan kasar, babak kedua wasit Howard Webb harus kerja keras dan mengeluarkan kartu kuning kepada Kapten Belanda Giovanni Van Bronckhorst dan Johnny Heitinga dan satu dari Spanyol Joan Capdevila.
Kedudukan tetap imbang 0-0 sehingga dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2×15 menit. Babak perpanjangan waktu spanyol terus melakukan tekanan, beberapa kali pemain pengganti Cesc Fabregas mendapat peluang tapi selalu lambat dalam penyelesaian akhir di depan gawang lawan.
Menit 110 wasit mengeluarkan pemain Belanda Johnny Heitinga karena mendapat akumulasi kartu kuning setelah terakhir melakukan pelanggaran terhadap Andreas Iniesta. Akhirnya Spanyol memecah kebuntuan, gol tunggal yang sangat berharga diciptakan Andres Iniesta setelah menerima umpan Cesc Fabregas di menit 116 paruh kedua perpanjangan waktu.



Upacara Penutupan Piala Dunia 2010, Stadion Soccer City Bergemuruh
Piala Dunia 2010 menyentuh garis finish. Belanda dan Spanyol akan saling berhadapan di partai final, Minggu (11/7). Kedua tim sama-sama belum pernah merasakan nikmatnya menjadi juara dunia.
Sebelum pertandingan, digelar upacara penutupan di Soccer City Stadium, Johannesburg, yang berkapasitas 94.700 tempat duduk. Lapangan hijau ditutup terpal warna putih seolah menyerupai kanvas. Terpal itu kemudian menjadi layar raksasa dari pertunjukan laser dan video yang sangat menakjubkan. Tak hanya itu, lebih dari seribu penari kemudian bergoyang mengikuti lagu yang dibawakan Shakira. Penyanyi asal Kolombia itu dengan atraktif menyanyikan lagu ‘Waka Waka’.
Shakira yang berkolaborasi dengan artis lokal tampil enerjik. Mengenakan rok berumbai mirip pakaian tradisional Afrika Selatan, Shakira tetap terlihat lugas saat menari bersama artis pengiring lainnya. Ini merupakan kali pertama Shakira membawakan Waka Waka jelang pertandingan. Sebelumnya, Shakira hanya membawakannya pada konser pembukaan yang digelar sehari sebelum laga perdana PD 2010.
Usai aksi Shakira, para penonton disuguhi rekaman aksi-aksi tim peserta yang ditampilkan di atas kanvas raksasa. Resolusi video yang begitu tajam mengundang decak kagum. Panitia Piala Dunia berhasil memberikan kesan dalam di upacara
Penonton kembali dihibur dengan hadirnya sekawanan gajah yang sedang mencari tempat untuk melepas dahaga. Kawanan hewan berbelali itu terlihat mengelilingi sumber air yang jernih. Namun tentu saja semuanya tidak asli. Gajah-gajah itu hanyalah boneka yang digerakkan oleh manusia. Sedangkan sumber air hanyalah permainan gambar video yang dipentaskan di atas lapangan. Suguhan penutupan Piala Dunia 2010 benar-benar menakjubkan. Afrika Selatan mengakhiri pentas akbar ini dengan mengesankan.


SBY Tak Undang Dubes Belanda dan Spanyol ‘Nonbar’
Berbeda dengan empat tahun lalu, pada nonton bareng Piala Dunia kali ini Presiden SBY tidak mengundang duta besar negara finalis. Bukan tak menghargai, tapi semata demi kenikmatan menonton. “Waktu nonton final Piala Dunia 2006 kita mengundang Dubes, tapi jadi kikuk suasananya,” kata Menpora Andi Mallarangeng di kediaman pribadi SBY di Cikeas, Bogor, Minggu (11/7).
Empat tahun silam, acara nonton bareng digelar di Istana Negara, Jakarta. Suasana kikuk yang terjadi saat itu adalah kesulitan penonton mengekspresikan dukungan kepada tim jagoan masing-masing karena merasa sungkan dengan duta besar Italia dan Prancis yang hadir.
Agar suasana serupa tak terulang, maka tahun ini sengaja dubes Belanda dan Spanyol tak diundang. Sehingga penonton bisa lebih bebas berekspresi memberi dukungan ke tim jagoan. “Nanti kalau Presiden dukung tim yang satu, terus Dubes satunya lagi kirim nota diplomatik gimana? Hahaha….,” canda Mallarangeng.
Undangan acara nonton bareng final Piala Dunia 2010 adalah para mantan atlet nasional, sama seperti yang lalu. Beberapa yang sudah tampak hadir di Cikeas di antaranya adalah Ruli Nere, Heri Kiswanto, Ricky Jacobi dan Anjas Asmara.

Sumber: Harian SIB, Yahoo news Indonesia, gambar dari google.com dan berbagai sumber jurnal lainnya.

Selasa, 02 Juni 2009

Manohara Odelia Pinot Akhirnya Bebas

Model Cantik nan Jenius Itupun Akhirnya Bebas!



Minggu 30 Juni 2009 kemarin, Model cantik asal Indonesia yang selama ini mendapatkan perlakuan buruk di Kerajaan Kelantan, Malaysia, Manohara Odelia Pinot akhirnya berhasil membebaskan diri. Tidak tanggung-tanggung, pembebasan wanita blasteran Indonesia-Prancis ini melibatkan FBI dan Kedubes AS di Singapura. 

Manohara Odelia Pinot pun akhirnya bebas dan dapat pulang ke Indonesia. Manohara bebas bahkan menjadi headline di media-media Indonesia, kontan hal ini memberikan kebahagiaan bagi Daisy Fajarina sebagai Ibunda Manohara dan Manohara Odelia Pinot sendiri.


Berikut Proses bebasnya Manohara Odelia Pinot:

Kebebasan Manohara kali ini, bermula dari kecerdikannya, yaitu dengan memencet tombol alarm disebuah lift di lantai 3Hotel Royal Palace Singapura. Menurut Manohara, saat itu dia mendapat kabar bahwa ibunya ada di lantai bawah. Tapi suami Manohara, Tengku Fahri, melarang dia untuk turun dan menahan manohara di lift lantai 3. Untuk menarik perhatian banyak orang termasuk security, Manohara pun memencet tombol alarm emergency di lift tersebut.

Sedangkan Ibunda manohara sendiri Daisy Fajarina yang saat itu ada di lantai bawah diberitahu oleh salah seorang pengunjung hotel yang kebetulan juga orang sulawesi yang mengatakan bahwa Manohara ada di lantai 3 sedang berteriak minta tolong dengan memencet-mencet alarm dan tombol lift, atas dasar informasi tersebut maka Daisy fajarina langsung menghampiri manohara dan akhirnya dapat bertemu juga.

Akhirnya Manohara pun dapat bertemu dengan ibunya daisy fajarina meski dengan cara yang cukup dramatis. Untuk kemudian memaksa agar dapat pulang ke Indonesia. Beruntunglah, hukum Singapura melindungi hak Manohara sebagai manusia. Sehingga Tengku Fahri tak bisa menahannya dan terpaksa membiarkan Manohara kembali ke pelukan ibunya. Manohara bebas dan dapat ikut pulang ke Indonesiamenggunakan pasport sementara.

Bahkan proses bebasnya manohara odelia pinot ini meminta bantuan Kepolisian Singapura Kedubes RI di Singapura, Kedubes Malaysia, dan 2 Anggota FBI.

Kepada wartawan, Manohara mengaku bahwa selama menjadi menantu Raja Kelantan Malaysia, ia tak hanya mengalami penyiksaan-penyiksaan dari suaminya, tapi juga kehilangan hak-haknya sebagai manusia.


Manohara Segera Seret Suami ke Jalur Hukum 

JAKARTA -- Bebas dari suami yang menyiksanya, bagi Manohara Odelia Pinot belumlah cukup.
Mantan model berumur 17 tahun itu berniat menyeret suaminya, pangeran dari Kesultanan Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry, ke jalur hukum. 
Manohara dan keluarga kini menyiapkan sejumlah data dan bukti yang memperkuat laporannya bahwa sang suami telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Dia tak segan-segan membeber keburukan suaminya yang dianggap melanggar hak asasi manusia, melalui penyekapan dan penganiayaan secara fisik. 

"Rencana membawa ke jalur hukum pasti kita lakukan. Tetapi, semua harus melewati prosedur yang berlaku. Kita tidak mau gegabah mengambil keputusan," kata Yuli Andre Darmas, kuasa hukum Daisy Fajarina, ibunda Manohara. 
Bagaimana jika nanti menemui kendala ketika menempuh jalur hukum di Malaysia? "Kalau ada kendala dalam pelaporan jalur hukum ke Malaysia, kami bisa mengajukan persoalan tersebut ke Interpol. Karena kalau kami lihat subjeknya, Manohara, kekerasan ini terjadi di Malaysia, sehingga jalur Interpol bisa kami lakukan. Yang penting, setiap jalan akan terus kami upayakan," tuturnya. 


Bupati Enrekang Beri Selamat 
Bupati Enrekang, Latinro Latunrung, yang memiliki hubungan kekerabatan dengan ibu Manohara mengaku senang istri pangeran Kerajaan Kelantan itu akhirnya bebas dan kembali ke Indonesia. Latinro bahkan ingin memberikan ucapan selamat secara langsung kepada orangtua Manohara. 

Hanya saja, kata dia, nomor kontak ibu Manohara sudah tidak dapat dihubungi lagi. "Saya sudah mencari nomor kontak yang bisa dihubungi ke teman-teman yang berada di Jakarta, tetapi belum mendapatkannya," kata Latinro yang dihubungi tadi malam. 

Kepedulian itu, kata dia, merupakan perhatian sebagai keluarga meskipun hubungan kekerabatannya sudah jauh. Ibu Manohara, Deasy Fajarina, juga merupakan teman lama Bupati Enrekang yang telah menjabat selama dua periode itu. 

Latinro mengaku tidak mengetahui kejadian yang menimpa mantan model itu secara mendalam. Dia mengetahui kabar bebasnya Manohara dari "pingitan" suaminya, Tengku Muhammad Fakhry, hanya dari media cetak dan elektronik. 

"Saya ikut prihatin dengan kejadian yang menimpa Manohara. Bukan hanya karena faktor masih berketurunan Enrekang, tetapi juga sebagai sesama manusia dan warga negara Indonesia," tuturnya. 

Pertemuan Latinro dan Deasy Fajarina terjadi beberapa tahun silam. Saat itu, kata Latinro, dirinya masih menjabat sebagai Manajer PSM. "Kami bertemu saat menyaksikan pertandingan PSM di Makassar," ungkapnya.


Sumber Berita : Dari berbagai jurnal dan posting di situs pencari Google.com

Selasa, 29 Januari 2008

Sang Jenderal Itu Telah Pergi..

Pak Harto Meninggal

REUTERS/ENNY NURAHENI
PAK HARTO MENINGGAL: Mantan Presiden Soeharto, Minggu (27/1) sekitar pukul 13.10 WIB meninggal dunia saat dalam perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina.

JAKARTA—MI: Mantan Presiden Soeharto, Minggu (27/1) meninggal dunia di RS Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta pukul 13.10 WIB. Penguasa Orde Baru itu menghadap Sang Khalik dalam usia 86 tahun.

Soeharto meninggal setelah menjalani perawatan di RSPP selama 23 hari. Selama menjalani perawatan, kondisi jenderal berbintang lima ini memang labil. Berbagai peralatan kedokteran digunakan Tim Dokter Kepresidenan untuk Soeharto.

Soeharto lahir di Desa Kemusuk, Argomulyo Yogyakarta, 8 Juni 1921. Ia merupakan presiden kedua Indonesia menggantikan Ir Soekarno. Soeharto mulai menjadi orang nomor satu di Indonesia setelah keluarnya Surat Perintah 11 Maret tahun 1967 yang kontroversial.

Berdasarkan Supersemar tersebut, Soeharto kemudian mengambilalih pimpinan negara dan diangkat menjadi presiden Indonesia oleh MPRS tahun 1968.

Sejak saat itu, pria yang dijuluki the Smiling General itu memimpin Indonesia selama 30 tahun. Gerakan reformasi yang terjadi di Indonesia memaksa Soeharto mundur dari kursi presiden tanggal 21 Mei tahun 1988. Keputusan untuk mundur diambil setelah terjadi demo besar-besaran mahasiswa dan kerusuhan di Jakarta. (OL-06)


Rekaman 12 Jam Terakhir sebelum Pak Harto Meninggal
Malam Hari Masih Makan Tiga Sendok Bubur

WAFAT : Jenazah Soeharto dibawa menuju rumah kediaman, Jl.Cendana nomor 8. Foto Mustafa Ramli/JPNN

Jakarta,- Sampai menjelang kepergiannya, tim dokter kepresidenan berupaya memberikan yang terbaik untuk menyelamatkan Soeharto. Inilah suasana masa-masa kritis pada 12 jam terakhir menuju pukul 13.10, saat penguasa Orde Baru itu mengembuskan napas terakhir.

T.M. BAYUAJI-NUANS S., Jakarta

MINGGU (27/1), pukul 13.30, Kapolsek Kebayoran Baru Kompol AKBP Dicky Sondani tampak gelisah di depan lobi gedung Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Sesaat dia berkoordinasi dengan bawahannya. Setelah itu, perwira dengan satu melati di pundak tersebut memanggil para wartawan yang sudah 24 hari memantau perkembangan kesehatan Pak Harto di RSPP.

Hanya dalam hitungan detik, para wartawan pun mengerubungi Dicky. Setelah terdiam sesaat, Dicky mengumumkan berita duka tentang kondisi yang menggemparkan warga Indonesia. ”Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah berpulang ke Rahmatullah mantan presiden kedua kita, Bapak Haji Muhammad Soeharto,” ujar Dicky. Sejenak para wartawan terdiam mendengarkan berita duka itu.

”Almarhum meninggal pukul 13.10 tadi (kemarin, Red). Saat ini kami mengoordinasikan pemulangan jenazah menuju Cendana,” ujar Dicky segera mengakhiri pengumumannya.

Berita meninggalnya Soeharto yang disampaikan Kapolsek Kebayoran Baru itu merupakan klimaks dari jumpa pers tim dokter kepresidenan paginya. Saat itu tim dokter yang diketuai dr Mardjo Subiandono mengatakan, kondisi Soeharto kembali kritis.

Perkembangan yang tiba-tiba itu membuat kaget tim dokter. Sebab, pada Sabtu (26/1) kondisi Soeharto dikabarkan mengalami perbaikan cukup berarti. Tim dokter kepresidenan selama dua hari menyatakan Soeharto sudah stabil, meski masih terbaring di ruang ICU (Intensive Care Unit). ”Fluktuasi keadaan beliau selama 24 jam ini sudah jauh berkurang. Beliau cukup stabil,” ujar dr Mardjo saat dihubungi pada Sabtu pagi.

Bahkan, pada Sabtu pukul 23.00 WIB, anggota tim dokter kepresidenan dr Christian Johanes juga menyatakan Soeharto masih berada posisi stabil. Purnawirawan jenderal bintang lima itu memang sempat mengalami sedikit gangguan pencernaan pada pagi hari. Namun, kata Johanes, setelah itu Soeharto sudah mampu makan bubur yang disediakan tim dokter.

”Sebelum saya pulang tadi, beliau sempat makan bubur. Meski hanya 3 sendok, itu kemajuan,” katanya.

Apalagi, kata Johanes, pada malam itu sang ”Bapak Pembangunan” sudah mampu bernapas 100 persen dengan usahanya sendiri. Alat ventilator pun sejak Kamis (17/1) telah dipindahkan dari mulut menuju leher dan hanya terpasang sebagai back up. ”Ventilator itu hanya dipasang untuk memasok oksigen. Itu pun kemampuan suplainya (ventilator) juga sudah seperti orang sehat,” ujar Johanes.

Namun, selang beberapa jam kemudian kondisi Soeharto berubah memburuk. Menurut Mardjo, memasuki Minggu (27/1) pukul 01.00, ketegangan atas kondisi Soeharto dimulai. Tiba-tiba dia sesak napas yang diikuti turunnya tekanan darah. ”Sesak napas itu terjadi mendadak. Napas beliau menjadi sangat pendek,” ujar Mardjo dalam jumpa pers rutin sekitar tiga jam sebelum meninggalnya Soeharto.

Mengetahui hal itu, tim dokter melakukan upaya bantuan pernapasan melalui ventilator. Untuk mengatasi penurunan kondisi yang drastis itu, tim dokter langsung memberikan supporting ventilator kepada Soeharto sebesar 100 persen.

”Ini karena seluruh organ beliau saat ini (kemarin) mengalami multiple organ failure. Hanya jantung yang masih berdenyut,” kata dr Djoko Rahardjo, anggota tim dokter kepresidenan lain, menambah pernyataan Mardjo.

Pada pukul 03.00 hingga pukul 07.00, kesadaran Soeharto terus merosot tajam. Indikator di CVVHD menunjukkan organ-organ Soeharto benar-benar tidak mampu lagi menerima segala upaya yang dilakukan tim dokter. Tercatat, pada Minggu pukul 07.00, tekanan darahnya hanya mencapai 60/30 mm Hg dan dinyatakan tidak sadarkan diri. ”Kami masih mencoba memberikan transfusi darah demi memperbaiki tekanan darah. Kami terus berharap dalam harapan sekecil apa pun,” kata Mardjo.

Namun, usaha tim dokter merawat Soeharto yang sudah memasuki hari ke-24 itu harus berhadapan dengan kuasa Tuhan. Seusai acara jumpa pers yang berlangsung singkat itu, pukul 11.00 tim dokter melaporkan bahwa seluruh respons organ Soeharto pada jam itu negatif. Tim dokter merasa bahwa itulah saat-saat terakhir pria kelahiran Kemusuk, Jogja, tersebut. ”Sama sekali tidak ada respons dari organ. Keadaan jantung sangat lemah pada jam itu,” kata dr Christian Johanes saat diwawancarai sebuah media televisi.

Mantan Menko Kesra dan Kepala BKKBN Haryono Suyono menyatakan, menjelang saat-saat akhir tersebut, tim dokter akhirnya memutuskan mengizinkan seluruh keluarga melihat Soeharto. Menurut Haryono, seluruh anak dan cucu Soeharto tampak memenuhi ruang ICU, memandang bapak dan eyang mereka untuk terakhir kali. ”Sejak saya datang di atas, seluruh keluarga sudah berkumpul di ruang ICU,” kata Haryono ditemui usai keluar dari kamar perawatan di lantai 5 RSPP.

Menurut Haryono, seluruh keluarga menyatakan kerelaan atas kepergian Soeharto. Dia melihat sejumlah keluarga tak henti-hentinya membisikkan ayat-ayat suci Alquran di telinga Soeharto. ”Keluarga sangat ikhlas atas kepergian beliau. Semuanya terlihat sangat tabah,” ujarnya.

Apakah Soeharto meninggal dengan tenang? Haryono dengan spontan menjawab bahwa beliau meninggal dengan sangat tenang. Tidak ada anggota keluarga, termasuk dirinya, yang melihat Soeharto tampak menderita menjelang saat-saat akhirnya. ”Alhamdulillah, beliau sangat tenang. Saya juga sangat bersyukur karena itu,” kata Haryono sambil bergegas pergi.

Kondisi kritis menjelang ajal menjemput Soeharto itu juga dirasakan keluarga pasien lain di lantai 5. Menurut seorang wanita yang suaminya menjalani cuci darah, putra-putri Soeharto tampak lalu-lalang dari pintu pantry di ujung lorong tempat Soeharto dirawat. ”Mulai tengah malam tadi saya lihat Mas Bambang (Bambang Trihatmodjo), Mas Ari (Ari Sigit) masuk dari pintu itu,” katanya sambil menunjuk pintu pantry.

Pukul 15.00 jenazah Soeharto dibawa pulang keluarga dengan ambulans RSPP langsung menuju kediaman di Cendana. Setelah ditinggal penghuninya, dua kamar yang disewa keluarga mantan presiden itu masih berantakan. Bahkan, di meja tempat membuat kopi di depan kamar presidential suite nomor 536 dan 534 ada gelas-gelas kopi yang masih bersisa.

Dua sekat kayu yang bertuliskan ”Maaf pasien tidak boleh dijenguk” juga masih ada di dekat kamar perawatan Soeharto. Sampah plastik dan bunga-bunga mawar, sedap malam, maupun melati berserakan di depan dua kamar itu.

Ketika melongok ke dalam kamar 536, sisa-sisa obat di botol maupun plastik serta alat-alat bantu pernapasan dan tiang penyangga infus juga masih ada. Ranjang yang sebelumnya ditempati orang kuat di era Orde Baru itu juga masih di tempatnya. Bantal dan guling ditumpuk sekenanya di sofa dekat tempat tidur berseprai biru tua. (el)


Wasiat Pemakaman sebelum Pukul 11.00
Selama Perjalanan Jenazah Soeharto Dijaga Kopassus

MELAYAT : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Yusuf Kalla melayat almarhum mantan Presiden HM Soeharto di rumah duka di Jl.Cendana 6-8 Jakarta Pusat, Minggu (27/1). Foto Dudi Anung/RUMGAPRES Jakarta,- Lubang berukuran 2,2 meter kali 1,2 meter dengan kedalaman dua meter di sebelah makam Ibu Tien Soeharto hari ini terisi. Liang lahat di Astana Giribangun itu akan ditempati jasad mantan Presiden Soeharto.

Itu sesuai pesan Pak Harto yang menginginkan: bila dirinya meninggal dunia, agar dimakamkan di samping istrinya tercinta. Mereka ingin beristirahat abadi berdampingan di pemakaman keluarga yang terletak di Karanganyar, Jawa Tengah. Tanah leluhur pemimpin yang berkuasa selama 32 tahun itu.

Jenazah Pak Harto yang disemayamkan di rumah duka Kompleks Cendana, Jakarta, diterbangkan ke Solo pukul 08.30 hari ini. Menurut rencana, pemakaman dilakukan sebelum pukul 11.00 dengan inspektur upacara Presiden Susilo bambang Yudhoyono.

Mengenai waktu pemakaman Pak Harto yang meninggal di usia 87 tahun itu menjadi pembahasan utama dalam rapat koordinasi panitia pemakaman di Solo. Ini karena ada wasiat dari mantan penguasa Orba yang ingin dikebumikan sebelum pukul 11.00. Isi wasiat itu diungkapkan oleh Wali Kota Solo Joko Widodo. ’’Untuk menepati jadwal itu dicari rute terdekat. Dari Bandara Adisumarmo langsung ke Giribangun,’’ jelas Joko.

Rombongan yang mengantar jenazah Pak Harto sendiri akan diterbangkan dari Halim Perdanakusumah. Jasad jenderal bintang lima itu akan dibawa dengan pesawat Hercules jenis C-130 nomor lambung A-1341. Sekitar lima puluh menit terbang, diperkirakan jasad tokoh kelahiran Jogja tersebut mendarat di Bandara Adisumarmo Solo. ”Langsung menuju pemakaman Astana Giribangun dengan jalur darat karena keluarga meminta beliau dikubur sebelum waktu duhur tiba,” ujar Komandan Pangkalan Udara Lanud Halim Perdanakusumah Marsekal Pertama Boy Syahril Qamar saat ditemui di sela-sela persiapan pemakaman kemarin (27/1).

Sebelum rombongan Pak Harto terbang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berangkat lebih dulu dari Halim pukul 06.30 dengan pesawat kepresidenan Boeing 737 DC-500. Kemarin sore pesawat-pesawat itu sudah dipersiapkan oleh prajurit khas TNI Angkatan Udara dan pasukan pengamanan presiden. ”Wakil presiden juga akan berangkat dari Halim mendahului jenazah,” katanya.

Secara rinci, TNI Angkatan Udara sudah menyiapkan lima Hercules milik Skuadron 17 Halim Perdanakusumah. Selain itu, ada dua pesawat carter Transwisata jenis Fokker 28 dan satu Fokker 100. Juga ada pesawat Pelita Air dua buah jenis Fokker 100, dan sebuah Fokker 28. Total ada 14 pesawat, termasuk pesawat presiden dan wapres, yang mengiringi jasad Pak Harto ke Solo.

Para keluarga akan dibawa dengan pesawat Hercules A-1325. Sedangkan Hercules A- 1317 khusus membawa karangan bunga dan barang-barang persiapan yang dibutuhkan untuk pemakaman. Sementara para perwira tinggi TNI dibawa dengan pesawat Hercules. ”Panglima dan kepala staf akan menggunakan Fokker 28,” katanya.

Bagaimana rombongan keluarga yang tidak terangkut? Menurut Boy, mereka akan menggunakan pesawat carter. ”Nanti juga disiapkan Fokker tambahan. Pada prinsipnya kami bersiaga penuh,” katanya.

Dalam perjalanan jenazah Pak Harto akan dijaga satuan elite Kopassus (Komando Pasukan Khusus) Sat-81 Penanggulangan Teror. ”Akan diusung oleh mereka, dan dikawal sampai Solo,” ujar Komandan Jendral Kopassus Mayjen Sunarko tadi malam.

Sampai Solo, kata Sunarko, pengawalan digantikan oleh prajurit Kopassus Grup II yang bermarkas di Kartasura, Surakarta. ”Tim pendahulu sudah berangkat tadi sore (kemarin) dari Grup B dan Grup C bersama Paspampres,” katanya.

Pak Harto mempunyai sejarah dekat dengan pasukan elite TNI-AD itu. Saat operasi militer 1965 pasca G30S/PKI, Pak Harto mengandalkan Kopassus yang saat itu RPKAD. Pemimpin operasi lapangan adalah Kolonel Sarwo Eddy Wibowo, mertua Presiden SBY.

Di tempat terpisah, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen mengatakan, tiga kepala staf masing-masing Kepala Staf TNI-AD Letjen Agustadi Sasongko Purnomo, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Sumardjono, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya Subandrio, serta Kapolri Jenderal Sutanto akan memegang bendera merah putih di atas peti Soeharto. ”Bendera itu dibentangkan sampai peti diletakkan di liang lahat,” katanya.

Begitu juga saat Ibu Tien Soeharto dimakamkan pada 1996. Bahkan, saat itu KSAD, KSAL, dan KSAU mengusung peti jenazah almarhumah sampai ke liang lahat.





Persiapan Giribangun

Sejumlah persiapan digelar menyambut proses pemakaman itu. Bupati Karanganyar Rini Iriani saat ditemui di Giribangun kemarin (27/1) mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan menyambut prosesi pemakaman. ”Seluruh jajaran pemerintahan telah kami koordinasikan untuk persiapan prosesi pemakaman,” paparnya.

Untuk kelancaran, jalan-jalan yang berpotensi longsor telah dilebarkan. Pemakaman berada pada ketinggian 600 meter di atas permukaan laut.

Sejak kemarin sekitar pemakaman mulai disterilkan. Seluruh tamu tidak diperkenankan menuju lokasi dengan membawa kendaraan pribadi. Seluruh kendaraan dihentikan di lapangan Karangbangun, Kecamatan Matesih,

Karanganyar, 2 kilometer dari lokasi pemakaman.

”Kecuali mobil dari keluarga dan presiden, seluruh kendaraan diberhentikan di lapangan Karangbangun. Untuk menuju lokasi akan disediakan 60 mobil penjemput,” paparnya.

Kemarin warga sekitar makam mulai berdatangan di lokasi. Bahkan, beberapa di antaranya mulai naik ke kompleks pemakaman. Mereka mengaku mendapat perintah kepala desanya untuk membantu persiapan proses pemakaman. ”Kami diminta membantu persiapan di lokasi, Mas,” papar Supardi, salah satu warga Dusun Girilayu, Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih.(rdl/radar solo/tof)


Selamat Jalan Jenderal Besar.... Doa Kami Selalu Menyertaimu ....
Artikel Taken From : MediaIndonesia.com, Pontianakpost.com