Powered By Blogger

pojok iklan

Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Juni 2010

Resensi Film Baru - The Karate Kid



'THE KARATE KID', Bertahan Hidup di Lingkungan Baru


Oleh: Fatchur Rochim, KapanLagi

Dre Parker (Jaden Smith) tak pernah ingin meninggalkan teman-temannya namun karena ibunya harus pindah ke Beijing maka tak ada pilihan buat Dre selain pasrah. Sebagai pendatang baru jelas masalah yang dihadapi Dre tidaklah mudah. Selain harus beradaptasi dengan lingkungan baru Dre juga masih harus berhadapan dengan para berandal di kota yang baru ini.


Saat berusaha untuk beradaptasi, Dre sudah dihajar habis-habisan oleh para berandal sebaya Dre yang rata-rata punya kemampuan bela diri tinggi. Dre hampir putus asa dan ingin kembali ke Amerika namun itu semua berubah ketika Dre bertemu Han (Jackie Chan) yang berusaha mengubah cara pandang Dre.

Han meyakinkan Dre bahwa satu-satunya cara untuk menghindar dari teror ini bukanlah dengan cara melarikan diri tetapi dengan menghadapinya. Dengan bantuan Han, Dre mulai mempelajari ilmu bela diri untuk melindungi dirinya dari ancaman para berandal yang tak pernah membiarkan Dre hidup tenang.


Mungkin seharusnya film ini mengambil judul THE KUNG FU KID. Judul itu akan terasa lebih relevan karena ilmu bela diri kung fu memang yang jadi 'masalah' dalam film ini. Sayangnya judul tak akan 'menarik' karena film ini memang dibuat sebagai remake dari film berjudul sama yang sempat populer di tahun 1980-an. Sepertinya itulah dilema yang dihadapi film ini. Terlepas dari dilema judul ini, THE KARATE KID sebenarnya adalah tontonan yang cukup menarik.

Tiga pemeran inti dalam film ini memang sudah punya cukup reputasi. Jackie Chan, semua orang jelas sudah tahu siapa dia, sementara Taraji P Henson sempat mendapat nominasi Oscar tahun 2008 lalu. Lalu ada nama Jaden Smith yang mungkin masih belum punya track record terlalu panjang, tapi jangan keburu underestimate karena Jaden adalah putra pasangan Will Smith dan Jada Pinket Smith yang sepertinya mewarisi bakat kedua orang tuanya.


Keputusan mengusung seluruh kru dan pemeran ke negeri China pun layak diacungi jempol karena pemandangan di luar Hollywood jelas membuat suasana jadi 'lebih segar' setelah kita dijejali lokasi yang melulu di daratan Amerika. Ditambah dengan kepiawaian sang juru kamera, lengkap sudah keindahan alam negeri China tersaji di depan mata.

Sebagai sebuah film yang 'berdiri sendiri', THE KARATE KID sudah pantas disebut film yang bagus namun bila membandingkannya dengan versi pertamanya, maka ada beberapa hal yang terasa sedikit mengganjal. Jaden Smith memang berakting dengan baik namun tak ada kesan 'rentan' seperti yang ditunjukkan Ralph Macchio di versi pertamanya. Masalah kedua adalah Jackie Chan, secara fisik, memang terlihat menguasai bela diri kung fu. Berbeda dengan Pat Morita yang awalnya terlihat seperti orang lemah meski sebenarnya menguasai bela diri karate. Jadi, lebih baik lupakan saja versi pertamanya dan nikmati film ini sebagai film yang berdiri sendiri.(kpl/roc)
Genre : Martial Arts
Tanggal Rilis : June 11, 2010
Director : Harald Zwart
Script : Christopher Murphey, Robert Mark Kamen
Produser : Jerry Weintraub, Will Smith, Jada Pinkett Smith, James Lassiter, Ken Stovitz
Distributor : Columbia Pictures
Durasi : -
Official Site : www.karatekid-themovie.com

Sumber Berita: Portal KapanLagi.com

Senin, 01 Juni 2009

Movie Info (****)

Night at The Museum 2 : Battle of the Smithsonia


night at the museum2

Setelah aksi konyolnya dalam film Tropic Thunder bersama Jack Black dan Robert Downey, kini aktor handal Ben Stiller kembali akan membuat Rilekser tertawa dalam film komedi terbarunya “Night at the Museum 2: Battle of the Smithsonian”.

Di film ini, Ben Stiller kembali akan menjadi seorang penjaga museum yang bernama Larry Daley, dimana isi dari komplek museum terbesar di dunia ini mengoleksi lebih dari 136 juta barang yang dilindungi dan mesti dijaga olehnya.

Film kelanjutan dari film terdahulunya di tahun 2006 yang berjudul “Night at the Museum” ini dibintangi oleh Ben Stiller dan pendatang baru Amy Adams serta didukung dengan komedian lain seperti Owen Wilson, Robin Williams, Steve Coogan dan Ricky Gervais. Kini imajinasi yang unik itu kembali disuguhkan dalam film sekuelnya Night at the Museum 2 : Battle of Smithsonian.

Sang Sutradara Shawn Levy ingin melihat Larry mengalami pengalaman menakjubkan lainnya yang akan menjadi langkah besar berikutnya bagi Larry. Kali ini, Larry Daley (Ben Stiller) digambarkan bukan hanya sekedar bisa melihat semua benda itu bergerak tapi ia juga terlibat dalam sebuah misi untuk menyelamatkan Jedediah dan Octavius yang sebenarnya salah alamat dikirimkan ke museum Smithsonian. Masalah di Smithsonian mulai terjadi ketika Kah Mun Rah (Hank Albert Azaria), kakak dari Akhmenra (Rami Malek) mencoba merampas tablet yang sebelumnya dicuri oleh monyet Capuchin.

Tablet milik Akhmenra itu bisa membuat patung-patung di sekitarnya menjadi hidup pada malam hari. Kah Mun Rah bermaksud untuk menguasai dunia dengan memanfaatkan tablet tersebut untuk membuka gerbang neraka.

Larry Daley (Ben Stiller) yang sekarang telah menjadi CEO dari Daley Devices datang untuk menyelamatkan ‘teman-teman’ lamanya dari ancaman Kah Mun Rah. Tak hanya menyelamatkan, Larry pun harus mengembalikan mereka ke Museum of Natural History.

Keunikan ‘Night At The Museum 2: Battle of The Smithsonian’ yaitu hadirnya banyak tokoh dunia. Di antaranya, Christopher Columbus, Napoleon Bonaparte, Al Capone, serta Amelia Earhart (Amy Adams), wanita pertama yang terbang melewati samudra Atlantis.

Tak berhenti di situ, sang sutradara Shawn Levy juga menampilkan beberapa tokoh fiktif. Seperti Dart Vader dari ‘Star Wars’ dan Oscar the Grounch ‘Sesame Street’.

Unsur komedi di film ini semakin kuat dengan suguhan lelucon-lelucon segar khas Ben Stiller. Ditambah lagi dengan penampilan Hank Albert Azaria yang sangat konyol dengan aksen Inggris yang kental.

Hebatnya lagi, Night at the Museum 2 : Battle of Smithsonian merupakan film action pertama yang pernah syuting di kompleks National Premiere Museum Institute Smithsonian yang ternyata merupakan museum terbesar dan paling banyak dikunjungi didunia.


Dijamin anda akan menikmati setiap detil petualangan yang terjadi dalam museum dan membuat anda sibuk menerka kira-kira apalagi yang akan terjadi di museum saat malam menjelang.

Senin, 11 Agustus 2008

Movie Update ! Harry Potter & The Half Blood Prince

WARNER BROS PERSENT :




synopsis sama trailer nyusul ...
coming soon on theater, July 2009

Jumat, 25 Juli 2008

Terbaru dari serial TV klasik yang kembali ke Layar Lebar, The X-Files: I Want to Believe


Genre: Misteri
(Tanggal Tayang Juli 2008)
Pemain: David Duchovny, Gillian Anderson, Amanda Peet, Billy Connolly
Sutradara: Chris Carter
Sinopsis:
Kisah klasik Mulder dan Scully yang kembali menjadi agen x-files yang diutus untuk mencari agen FBI yang menjadi korban pembunuhan serial dengan tujuan pengambilan organ, dengan bantuan seorang pendeta pedofil yang dianggap cenayang, mulder dan scully sedikit demi sedikit bisa membuka misteri tersebut. Keyakinan akan hal gaib yang dianggap mustahil menjadi musuh besar sejumlah tokoh dalam film ini.

Alasan:
  1. Pecinta serial televisi The X-Files selalu menanti seri demi seri ditayangkan. Kini kembali muncul di layar lebar. Mengapa harus dilewatkan?
  2. Masih mengandalkan duet abadi David Duchovny-Gillian Anderson yang legendaris. Adakah cinta lokasi bersemi kali ini?
  3. Pikir sendiri apa daya tarik ketiga. Tunggu sampai duet Fox Mulder dan Dana Scully mampu memecahkan rahasianya.
Sedikit Rahasia:
Baru pada tanggal 16 April 2008 kemarin, judul The X-Files: I Want to Believe diresmikan kepada publik. Judul ini merupakan idiom yang sangat populer di kalangan fans serial TV ini.

'THE DARK KNIGHT', Sekuel Batman paling kelam dan liar


Heath Ledger @The Dark Knight
Film baru Batman, THE DARK KNIGHT, bisa jadi film yang paling diantisipasi tahun ini. Film yang dirilis bulan Juli ini mengisahkan karakter Batman yang lebih muda, lebih gelap dan lebih realistis seperti pada BATMAN BEGINS tahun 2005 silam.

Bukan hanya karakter Batman yang lebih suram, tapi pilihan judul cukup menunjukkan karakter Batman jadi terasa 'hilang'. Keegoisan, ketidakpedulian, dan ketangguhannya dalam memberantas kejahatan tak begitu ditonjolkan dalam film ini.

Film yang dibesut surtradara Christopher Nolan ini juga menuai kontroversi sebelum dirilis, dengan meninggalnya pemeran Joker (Heath Ledger) yang tewas gara-gara overdosis.

Sementara BATMAN BEGINS bukanlah hal yang bisa dijadikan patokan. Maklum, penjualan tiket BATMAN BEGINS hanya separuh dari penjualan tiket IRON MAN.

Di sisi lain, saat dirilis tahun 2005 lalu, BATMAN juga memecahkan box office, sementara film action lainnya tidak.

Kritikan positif mulai muncul, dan keuntungan dari penjualan totalnya, termasuk mainan, merchandise, dan DVD, juga ikut mendongkrak kesuksesan BATMAN BEGINS.

Karena pertimbangan itulah Christopher Nolan merasa tertarik untuk membuat sekuelnya.

Nolan ingin membuat penonton penasaran dengan kemungkinan-kemungkinan yang dia ciptakan. Apa yang terjadi dengan karakternya, membuatnya sesamar mungkin dan menghipnotis penonton untuk mengikutinya sampai menit terakhir.


Kembalinya Pangeran Kegelapan

Foto-foto:Warner Bross Pictures - Film �The Dark Night�



Tiga tahun sejak kemunculan Batman Begins, The Dark Knight jadi sekuel yang paling ditunggu-tunggu oleh penggemar Manusia Kelelawar. Meski diwarnai kritikan sinis dan meninggalnya Heath Ledger, The Dark Knight membuktikan sebagai sebuah film yang mampu memuaskan penggemarnya.

Awalnya, sutradara Christopher Nolan yang ingin membuktikan bahwa ia mampu membuat kisah Batman melebihi kritikan yang melekat pada film sebelumnya, Batman Begins. Tiga tahun adalah waktu yang cukup bagi Nolan untuk sebuah pembuktian lewat The Dark Knight.

Bekerja sama dengan saudara sendiri, Jonathan Nolan, Christopher mendesain sebuah kisah Batman yang lebih membumi. Mereka menulis skenario untuk The Dark Knight. Mereka pun memilih judul The Dark Knight karena memang itulah julukan yang dimiliki Batman seperti dalam komiknya.

Batman ditampilkan sebagai jagoan yang juga manusia, tidak lepas dari ego, dan kadang kala keliru menilai sesuatu. Sosok Batman yang sehari-hari adalah Bruce Wayne ternyata juga mengalami proses pencarian makna diri. Ia tidak selamanya seorang superhero yang selalu bijak dan mendapat solusi dari setiap permasalahan. Bahkan, Batman juga tidak bisa menilai dan menerka kegelisahan Rachel, kekasihnya.

Untuk mengemas hal itu Jonathan dan Christopher memulainya dengan situasi Gotham City yang dikuasai oleh para mafia. Mafia merajalela karena banyak polisi dan aparat yang korupsi. Hanya ada tiga orang yang dipercaya untuk mengembalikan kedamaian di Gotham City; Batman, Letnan Gordon, dan Jaksa Harvey Dent. Merekalah triumvirat yang bisa mengembalikan kehidupan masyarakat Gotham City seperti awalnya.

"Jadi, biarlah polisi dan jaksa bekerja dahulu untuk mengembalikan keadaan. Lagi pula kita tidak bisa mengharapkan Batman. Dia tidak jelas," ujar Bruce Wayne yang diperankan Christian Bale, dalam sebuah perbincangan dengan Rachel dan Jaksa Harvey Dent.

"Dulu, pasukan Roma mau menahan diri memasuki kota untuk memberikan kesempatan agar demokrasi tumbuh," tambah Bruce yang merahasiakan identitas aslinya.

"Ya benar. Tapi kamu juga tidak boleh lupa bahwa Roma akhirnya diperintah oleh seseorang yang menyebut dirinya sebagai kaisar," bantah Rachel Dawes yang diperankan Maggie Gyllenhaal.

Lalu di manakah The Joker, musuh bebuyutan Batman? Apakah Batman hanya memerangi mafia? Tentu saja tidak. Tidak ada Batman kalau tidak ada Joker. Joker adalah karakter yang sama-sama menariknya dengan Batman.

"Joker adalah karakter penjahat yang sebenar-benarnya. Ia adalah bajingan yang sangat hina dan mengerti akan dirinya. Ia melakukan kejahatan demi 'kejahatan' itu sendiri. Ia melakukan kejahatan bukan karena uang atau materi. Kejahatannya semata-mata untuk kekacauan yang ia sukai," ujar Christopher.

Christopher mempercayakan karakter The Joker ini kepada aktor Heath Ledger. Sayangnya sang aktor tidak bisa menyaksikan hasil karyanya akibat over dosis beberapa hari usai syuting film ini, Januari lalu.

The Joker tidak hanya tampil dingin, tapi juga flamboyan. Ia menjadikan kejahatan sebagai karya seni. Pemunculan Joker di film ini ketika ia mengajak mafia bekerja sama membunuh Batman. Tapi siapa yang akan percaya dengan "badut", para mafia pun melecehkan Joker.

Namun ternyata, hanya Jokerlah yang mampu menandingi para penegak hukum dan Batman. Joker juga yang mampu mengembalikan semua uang mafia yang disimpan oleh Lau (Chin Han), seorang akuntan dari Hong Kong.

Perseteruan antara mafia dengan aparat penegak hukum menjadi subplot yang mengantarkan konflik antara Batman dan Joker, atau konflik antara Jaksa Harvey Dent dan polisi yang korup. Christopher dan Jonathan mengemas konflik dalam The Dark Knight dengan padat. Bahkan durasi selama 142 menit terasa masih kurang untuk merinci pergumulan antara baik dan jahat.

Sepanjang durasi itu Christopher tidak segan-segan menampilkan aksi-aksi yang fantastis dari Batman dan musuh-musuhnya. Berbekal biaya 150 juta dolar Amerika Serikat Christopher mengembangkan inovasi-inovasi untuk kemasan aksi dalam film terbarunya ini.

Untuk menampilkan aksi yang dramatis, Christopher mau meledakkan sebuah gedung yang didesain sebagai Rumah Sakit Umum Gotham City. Tidak hanya itu, sejumlah teknologi sinematografi terbaru pun digunakan untuk film ini. "Pengambilan gambar dengan kamera IMAX memungkinkan kami melakukan ini semua," ujarnya.

Namun, di antara inovasi produksi The Dark Knight yang membuat penggemar Batman penasaran adalah penampilan "perkakas" Batman. The Dark Knight memang me-launching kostum Batman yang terbaru, serta Bat-Pod.

Kostum Batman yang terbaru memang terlihat lebih dark dan memungkinkan Batman untuk leluasa menoleh ke kiri atau ke kanan. Hal ini sebagai jawaban dari film Batman Begins. Selain itu, Christopher juga merancang sebuah kendaraan baru yang disebut Bat Pod.

"Sudah saatnya Batman memiliki kendaraan lain, meskipun kami tidak meninggalkan Bat-Mobile. Kendaraan ini kami desain beroda dua, namun bukan motor. Kendaraan ini sama hebatnya dengan Bat Mobile yang penuh senjata," ujar Christopher.

Dalam penampilan perdana, Bat Pod memang tidak kalah menakjubkan dengan Bat Mobile. Kendaraan roda dua itu bisa ngetril 90 derajat, dan banyak aksi-aksi Batman yang fantasitis dengan Bat Pod ini.

The Dark Knight memang ambisi Christopher Nolan, namun ia bukan satu-satunya yang berperan penting untuk kesuksesan film ini. Di belakang Nolan berdiri puluhan orang berkualitas yang bekerja maksimal, termasuk para aktor. Kualitas mereka mungkin bisa dibuktikan dengan menyaksikan film ini.

Rabu, 16 Januari 2008

Film Segaar .. di Awal Tahun yang Segar ...


Film Kawin Kontrak Rilis 9 Januari
Mengawali tahun 2008, MVP Pictures merilis satu film bergenre komedi berjudul KAWIN KONTRAK garapan sutradara Ody C Harahap. Film yang skenarionya ditulis Ody bersama Joko Nugroho ini, serentak beredar di bioskop tanah air pada 9 Januari.

Dalam preskon KAWIN KONTRAK di Pasaraya Grande, Selasa (8/1), Ody mengaku ide cerita didapat dari pengalaman pribadinya semasa SMA dulu, sekedar untuk lucu-lucuan. "Namanya juga anak muda, suka aneh-aneh," kenang sutradara yang akrab disapa Ochay ini.

KAWIN KONTRAK merupakan film terbaru Ody setelah sukses membuat penonton berteriak ketakutan di BANGSAL 13, meramu kisah romantis di ALEXANDRIA, dan membuat seisi bioskop menangis lewat SELAMANYA.

"Membuat orang ketawa itu lebih sulit daripada membuat mereka menangis atau teriak," aku Ody. Dan lewat KAWIN KONTRAK, Ochay akan membuat penonton tertawa sampai nangis, teriak-teriak lucu dan menganga takjub.

Ricky Harun, salah satu bintang dalam film ini menyebut KAWIN KONTRAK sebagai film komedi sensual. "Sebut semua nama obat kuat, sekarang aku tahu jenisnya," ujar Ricky terbahak.

Bagi Heri Chan yang memerankan Dika – pemuda yang memiliki kecenderungan sadomasochist, menjadi satu pembelajaran. "Ini merupakan pendalaman batin karena saya harus bisa ngerasain rasa sakit kenikmatan," tutur cowok bertubuh gempal yang mengaku kikuk harus beradegan hot dengan Masayu Anastasia.

"Tak ada cowok yang tetap cool, saat berhadapan dengan Masayu," akunya. Masayu sendiri hanya tersenyum mendengar komentar Heri.

Didukung oleh aktor dan aktris kawakan seperti Lukman Sardi, Mieke Amalia, dan Unang Bagito serta iringan lagu-lagu baru dari Naif, film ini akan membuat penonton merasa fresh sampai akhir cerita.


Adegan "Kawin Kontrak" Hanya Dipotong Dua Detik

mvp picturesFilm �Kawin Kontrak�.

Film komedi Kawin Kontrak yang mulai tayang pada 9 Januari 2008, meskipun tergolong komedi dewasa, film garapan sutradara Ody C Harahap ini lulus sensor setelah satu adegan hanya dipotong dua detik.

Ody mengutarakan hal itu kepada SP ketika dihubungi lewat telepon selulernya, Selasa (8/1) malam. Dia sedang berada di Bangkok, Thailand, ketika mengetahui film itu lulus sensor setelah dipotong dua detik. Meskipun demikian, pemotongan itu pun tidak mengurangi nilai film tersebut.

"Pemotongan hanya dua detik di bagian awal film, adegan ketika Jody (Ricky Harun) memeluk gurunya. Ya, intinya saya cukup senang karena tidak ada bagian berarti yang diambil dari film saya. Itulah cerita yang ingin saya tuangkan," ujarnya.

Cerita film tersebut terinspirasi dari fenomena riil masyarakat yang terjadi di Indonesia, praktik pernikahan yang terikat perjanjian dengan ketentuan waktu atau dikenal dengan istilah kawin kontrak. Fenomena kawin kontrak, ujarnya, booming dan menyita banyak perhatian masyarakat dalam tujuh tahun belakangan ini, karena disebut-sebut "melegalkan" praktik prostitusi.

Tidak tanggung-tanggung, untuk menyempurnakan film bergenre drama komedi remaja pertama garapannya Ody, dia harus membuat riset demi mematangkan ide cerita untuk diangkat ke layar lebar.

Riset dilakukan dengan mewawancarai pelaku kawin kontrak. Jalan terbuka ketika Ody hendak melakukan riset dan menemukan satu dari sekian tim kerjanya memiliki kerabat dekat yang melakukan praktik kawin kontrak. Akhirnya, riset singkat yang memakan tempo satu hari pun dapat dilakukan.

Selain mengendus fenomena kawin kontrak, film yang ditulis Joko Nugroho dan Ody tersebut merupakan buah dari impian masa lalu sang sutradara. Lima hingga tujuh tahun lalu, Ody memiliki hasrat melakukan kawin kontrak.

"Dulu saya berkeinginan melakukan kawin kontrak. Tapi, setelah menimbang untung-ruginya, dosanya dan aturan norma-norma yang ada, impian tersebut urung. Akhirnya, saya tuangkan impian itu dalam film Kawin Kontrak," tutur Ody.

Alhasil film berdurasi sekitar 100 menit yang diproduksi MVP Pictures tersebut siap tayang. Ody berharap, cerita film Kawin Kontrak akan dinikmati masyarakat pencinta film Indonesia lewat adu akting bintang-bintang baru di kancah layar lebar.


Sinopsis

Tiga cowok ABG nekat mencari perawan desa untuk kawin kontrak. Alat-alat tempur sudah disiapkan mulai dari cialis, viagra, sampai... karet gelang! Jody yang seleranya ibu-ibu kawin kontrak dengan Teh Euis, janda kembang beranak satu. Dika yang senang main kasar kawin kontrak dengan Rani yang lihai menggebuk kasur, dan Rama yang super pemilih termehek-mehek dengan kecantikan Isa yang lembut dan natural.

Urusan belum selesai! Perjuangan masih panjang sebelum misi tiga sekawan ini tercapai. Teh Euis yang seksi selalu disibukkan oleh berbagai alasan ajaib justru disaat-saat genting?. Galaknya Rani ternyata memendam rapat-rapat sebuah rahasia, dan kelembutan hati Isa terancam oleh sebuah rencana yang sangat jahat.

Petualangan sensual dan kocak dari tiga jagoan ini membawa mereka menemukan perasaan yang selama ini ditutupi oleh hormon yang meledak-ledak: CINTA.



Cast & Crew

Dimas Aditya

Ditanya tentang fantasi seks, cowok yang paling anti sama cewek berbau badan ini sering berfantasi tentang cewek-cewek tinggi dan seksi, tapi Dimas akan mencari cewek seperti Isa (diperankan Dinda Kanyadewi) untuk menjadi calon bini-nya. “Kalo buat istri beneran sih cari yang kalem, natural beauty, nggak macem -macem “.

Lokasi syuting Kawin Kontrak yang berada di “spot” kawin kontak beneran, memudahkan Dimas untuk mengeksplorasi peran. Dimas bahkan sempat menyelidiki orang yang dicurigainya sebagai pelaku kawin kontrak.

Saya bahkan sempet tanya ke resepsionis, orang itu udah berapa lama tinggal di hotel ini , ternyata dia udah booking kamar itu sampai tiga 3 bulan ke depan

Di film Kawin Kontrak sendiri Dimas kebagian peran sebagai Rama, playboy SMU yang ingin coba-coba melakukan Kawin Kontrak, “Niatnya Memburu Nafsu, eh malah ketemu Jodoh” Katanya. “Dalam kesehariannya karakter Dimas dan Rama itu jauh beda, Rama itu kurang sensitive dan Playboy abis, kalo aku malah satu cewek aja cukup.“.

Ricky Harun
Pulau Hantu

Seks itu menyenangkan!” jawaban spontan Ricky Harun begitu ditanya tentang seks. Dalam film ini Ricky berperan sebagai Jody, pelajar SMU yang baru lulus sekolah tapi sudah pintar tentang teori-teori seks dan mengetahui betul obat-obatan seks. Hal ini yang menarik bagi Ricky. Lewat karakter Jody, Ricky mengaku lebih paham tentang seks dan pernak-perniknya.

Selain mendapat materi tentang seks dari sutradara film, untuk pendalaman peran ini, Ricky menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke toko khusus obat-obatan seks untuk menambah referensinya.”Ricky sekarang tahu tentang obat kuat, tahu trik-triknya biar bisa tahan lama dan juga baru tahu, ternyata alat bantunya macem-macem. Ada yang dari karet, itulah inilah! Gila!“ ujar Ricky sambil tertawa. Ketika ditanya apakah dia pernah mencoba memakai salah satu obat kuat tersebut, Ricky menjawab dengan santai:“Buat apa? Ricky nggak butuh obat kuat!”

Kawin kontrak dan seks dua-duanya kelihatannya menyenangkan, demikian pendapat Ricky, karena tidak ada ikatan dalam waktu lama dan bisa berganti pasangan kalau sudah bosan. Tapi setelah mengetahui suka duka kawin kontrak dalam film ini, cowok yang berhasil mencuri perhatian publik lewat peran kocaknya di Pulau Hantu ini tidak berminat untuk kawin kontrak. “Lebih asik kawin beneran, selama-lamanya...” tambah Ricky, menutup pembicaraan.

Herichan
Psikopat

Kawin kontrak itu asik, karena kita bisa ngelakuin apa yang sebenernya belum boleh kita lakuin” ujar Herichan yang berperan sebagai Dika.

Tapi gue ogah, kawin kontrak prosesnya emang nggak ribet.. tapi setelah kawin.. ribeeeeet banget!” tambahnya, sambil tersenyum. Lelaki gempal yang ketakutaan setengah mati waktu akan memulai adegan ciuman dengan Masayu Anasatasia ini, akan memilih cewek yang seksi dan cantik, apabila akan melakukan kawin kontrak.

Di film KAWIN KONTRAK, Dika digambarkan sebagai remaja penyuka sadomashocist. Peran ini memberikan pengalaman tersendiri bagi Herichan. Waktu proses pembelajaran karakter, Herichan bahkan harus menerima cambukan sabuk untuk belajar ekspresi ‘kesakitan yang nikmat’ khas sadomashocist. Untuk pendalaman peran, beruntung Heri mempunyai satu teman penggemar sadomashocist, yang banyak membantunya belajar seputar sadomashocist. Hal yang paling berat dilakukan Heri dalam proses syuting film ini adalah ketika dia harus membuka baju di depan Masayu dan adegan di mana dia harus menangis.

Dinda Kanyadewi

Seks menurut Dinda adalah kenikmatan dunia . Tapi untuk mendapat kenikmatan itu pun ada aturannya. “Harus nikah dulu dong”, katanya. Sejak terlibat dalam produksi film Kawin Kontrak, cewek yang banyak sekali membintangi iklan ini jadi tau apa arti nikah sebenarnya.”Nggak cuman ada penghulu terus baca surat suci kemudian sah jadi suami istri. Semua tergantung niatnya , pernikahan harusnya diniati sampai kakek nenek, sampai mati. Kalo kawin terus niatnya udah di tentuin ampe tig bulan doang ya berarti nggak bener niatnya”. lanjutnya.

Lokasi syuting yang nggak bisa dijangkau oleh mobil nggak menyiutkan nyali Dinda untuk tetap semangat menjalani syuting Film pertamanya.”Ada beberapa Lokasi yang kita harus jalan dulu kurang lebih 30 menit karena mobil nggak bisa lewat. Capek sih tapi seru banget. Kulit jadi sedikit gelap. Tapi puas dengan hasilnya. Kita dapat shot yang bagus jadi capek nya nggak sia-sia

Dalam film ini dinda berperan sebagai Isa , Perawan desa yang sudah di-“booking” untuk secepatnya melakukan kawin kontrak. “Isa memang terlihat lemah. Tapi di balik itu sebenernya Isa adalah gadis yang mandiri.” tambahnya mengenai karakter yang diperankannya.


Lukman Sardi
Kembang-Kembang Plastik, 9 Naga, Gie, Berbagi Suami, Pesan dari Surga, Nagabonar (Jadi) 2 , Jakarta Undercover, Quickie Express.

Berperan sebagai Kang Sono, seorang makelar atau perantara bagi para pria yang berencana melakukan kawin kontrak, Lukman mengetahui seluk beluk desa dan gadis mana saja yang bersedia di kawin kontrak. Kendala terberat Lukman, yang asli orang Jakarta, dalam memerankan Kang Sono ini adalah ketika harus berbicara dengan logat Sunda yang kental.

Selama proses syuting film ini, Lukman sendiri secara langsung melihat fenomena tentang kawin kontrak ini. Di hotel tempat dia menginap ternyata dipenuhi dengan pria-pria yang diduganya sebagai pelaku kawin kontrak.

Gimana nggak banyak yang kawin kontrak; udaranya mendukung, proses cepat, enak, nggak ribet, tiga bulan selesai dan kalau mau ganti sudah banyak yang tersedia.“ komentar Lukman tentang kawin kontrak. Tapi anehnya, Lukman sendiri tidak bersedia untuk kawin kontrak dengan alasan dia ingin mencari yang pasti dan aman. Pria yang benci dengan cewek yang kecentilan ini juga menambahkan bahwa untuk calon istrinya nanti wanita itu harus baik dan mau mengerti tentang pekerjaannya di dunia hiburan. “Kalo untuk ‘kontrakan’ wanita itu harus seksi dan cantik, waktunya dikit jadi harus pilih yang yahud.” kata Lukman dengan gaya bercanda.


Masayu Anastasia
Satu Kecupan, Selamanya...

Masayu lebih dulu bekerjasama dengan Oddy C. Harahap dalam film Selamanya. Di film Selamanya... Masayu berperan sebagai ‘stripper’ sedangkan dalam Kawin Kontrak peran Masayu sebagai istri kontrakan. Menanggapi tentang dua peran yang menantang ini, Masayu cuma berkomentar singkat. “Tentang adegan menantang di kedua film itu, itu sebagai bentuk ketotalitasan gue aja sebagai artis.”

Dalam film tersebut, aktris yang mempunya wajah khas indonesia ini berperan sebagai Rani, istri kontrakan Dika. Rani adalah gadis desa yang melakukan kawin kontrak hanya karena ingin coba-coba.

Rani orangnya suka coba-coba, padahal hidup gak boleh sepeti itu apalagi kalo itu ngelibatin orang lain, efeknya nanti seperti di film ini, nyakitin perasaan pasangan.” Tambah Masayu.

Ditanya tentang seberani apa akting Masayu di Kawin Kontrak, Masayu hanya tersenyum “Liat aja sendiri…” .

Menutup pembicaraan aktris yang mendapatkan nominasi dalam Jakarta Film Festival ini berkata bahwa dibayar berapapun untuk jadi istri kontrakan, Masayu bakal menolak. “Aku pengennya nikah sekali seumur hidup, nggak sebulan atau dua bulan aja... seumur hidup..!”


Mieke Amalia
Angker Batu, Ekstravagansa, Model Iklan.

Senada dengan Ricky Harun, Mike Amalia mengatakan bahwa seks itu menyenangkan. Namun harus dilakukan dengan orang yang tepat dan sesuai dengan norma. Mieke menambahkan bahwa munculnya fenomena kawin kontrak sendiri karena kawin kontrak menawarkan sesuatu yang menggiurkan, banyak pilihan, cepat, nggak terikat dan kalau kontraknya udah abis bisa ganti pasangan .

Disinggung tentang ke”halalan” kawin kontrak , Mieke Amalia seperti berhati-hati menjawab “Kalo dilihat dari persyaratan, seperti ijab kabul, penghulu semuanya ada. Tapi semuanya tergantung niat”.

Selama proses syuting berlangsung aktris yang memulai kariernya sebagai seorang model, bintang iklan dan komedian, terpaksa setiap hari harus pulang-pergi Puncak-Jakarta karena anaknya menunggu dirumah.

Di awal film ini memang kawin kontrak digambarkan sebagai sesuatu yang menyenangkan. Begitu banyak gadis desa yang bisa dipilih untuk dijadikan kawin kontrakan, cantik-cantik dan seksi, cepat sekali proses kawinannya dan malemnya udah bisa tidur seranjang karena sudah dianggap sah oleh penghulu,” kata Mieke, “Tapi untuk pria yang berniat kawin kontrak , saran saya pikiri seribu kali dulu.“ ujarnya sambil menutup pembicaraan. Kenapa? Liat aja sendiri.